Karakteristik Tanah Entisol ~ Berbagi Bersama Dokter Tanaman

Rabu, 02 Januari 2013

Karakteristik Tanah Entisol


Kata “Ent” berarti recent atau baru. Padanan dengan klasifikasi lama adalah termasuk tanah Aluvial atau Regosol. Tanah jenis ini mempunyai sedikit atau belum banyak perkembangan profilnya sehingga tanah masih muda, baru tingkat permulaan dalam perkembangan tanah. Tidak ada horizon penciri lain kecuali epipedon okrik atau albik. Tanah entisols terjadi pada bahan aluvium yang muda. Kemungkinan ekuivalensinya adalah tanah aluvial, regosol, dan tanah glei humus rendah.  

Tanah ini umumnya mempunyai tebal solum tanah tidak lebih dari 25 cm. Tanah ini berwarna kelabu, coklat atau coklat kekuning-kuningan sampai keputih-putihan. Strukturnya adalah lepas atau butir tunggal, sedang teksturnya pasir sampai lempung berdebu, konsistensinya lepas atau teguh dan keras atau pejal bila memadat. Bahan induknya adalah dari abu vulkan (abu kepundan), mergel atau napal dan pasir pantai. Oleh sebab itu dikenal dengan nama regosol vulkan, regosol mergel dan regosol pasir pantai.

Kandungan unsur haranya banyak bergantung dari bahan induk tadi, tetapi biasanya miskin akan hidrogen. Mengenai reaksi tanah adalah netral, agak asam sampai asam. Tanah regosol vulkan ternyata lebih kaya dari tanah regosol lainnya. Proses pembentukan tanah adalah bersifat alterasi lemah atau tanpa pembentukan. Berhubung dengan keadaan tekstur dan strukturnya demikian, maka tanah ini mempunyai permeabilitas, infiltrasi yang cepat sampai sangat cepat, daya menahan air sangat rendah dan sangat pekat terhadap bahaya erosi.

Produktivitas tanah regosol berpasir kuarsa dan bertekstur pasir kasar umumnya rendah, sedangkan tanah regosol vulkan yang bertekstur agak lepas dan bertekstur lempung umumnya produktivitas tanahnya dari sedang sampai tinggi. 

Vegetasi yang tumbuh pada tanah entisol umumnya hutan tropis, belukar, savanna, stepa, dan padang alang-alang. Apabila diberikan pemupukan dengan bahan organik dan penyediaan pengairan yang cukup, maka tanah ini bisa untuk persawahan, palawija, sayur-sayuran, perkebunan (tembakau, tebu) dan lain-lain.

Tanah Entisol ini penyebarannya terutama di daerah-daerah aliran lahan vulkan (dari letusan gunung api) yang berbentuk kipas menyebar, yaitu hampir diseluruh kepulauan Indonesia, terutama Jawa, Sumatera dan Nusa Tenggara. Luas keseluruhan lebih dari tiga juta hektar. Tanah ini terdapat diwilayah yang berombak, bergelombang hingga bergunung dengan berbagai ketinggian, yaitu dari 0 sampai beberapa ribu meter diatas permukaan laut. Tanah ini juga terdapat dengan tipe iklim bervariasi, sehingga curah hujannya juga bervariasi. 

1 komentar:

  1. Assalamu'alaykum
    izin copaz ya..
    makaci ya... info na berguna bget...

    BalasHapus